Tulisanku Saksinya

Pergantian waktu telah berlalu
Bayang nya masih menyetia tuk menyapa ku
Nada bicara nya masih terekam syahdu
Kenangan indah pun tersusun dalam memori ku

Ribuan tanya menyapa ku tiada henti
Tetapi bukan kah tanya tak memerlukan jawaban  lagi
Kini melepaskan adalah misi penyelamatan hati
Meski di penuhi tangis sepanjang hari

Aku merindukannya sangat mendalam
Doa menjadi cara paling baik meskipun terpendam
Ingin memberi tahu nya bahwa hati ku telah mati tenggelam
Tetapi mampu ku hanya berbisik pada malam

Biarlah tulisan menjadi saksi aku mencintainya
Mungkin kita sudah lebur menjadi dua
Tetapi nama mu akan selalu abadi didalamnya
Sekalipun bukan lagi aku pemiliknya

Tertanda,
Awan.

Komentar